STMIK Bina Insani Gandeng KPP-PA-RI dan APTIKOM  Pelatihan Pemanfaatan ICT Bagi Pelaku IR

STMIK Bina Insani Gandeng KPP-PA-RI dan APTIKOM Pelatihan Pemanfaatan ICT Bagi Pelaku IR

 

KOTA BEKASI, BERITA  BEKASI -  Untuk mendukung  kemajuan para pelaku usaha industri rumahan, Kampus STMIK Bina Insani  Bekasi pada hari, sabtu ( 18/11/2017) menggelar pelatihan pemanfaatan ICT bagi pelaku industri rumahan yang dikoordinir oleh Herlawati sebagai Koordinator Trainer STMIK Bina Insani. Herlawati selain dosen tetap dan Ketua Prodi Sistem Informasi juga merupakan salah satu trainer yang tergabung dalam Trainer APTIKOM Jawa Barat.
Kegiatan pelatihan  ini dilaksanakan di laboratorium Komputer dan dihadiri 83 peserta dari 4 kota (Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kabupaten Karawang) berkat kerjasama dengan  Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Republik Indonesia (KPP-PA- RI ) dan Asosiasi Pendidikan  Tinggi  Informatika dan  Komputer (APTIKOM).

 

Koordinator  Pelaksanaan  Pelatihan APTIKOM Jawa Barat  Zen  Munawar menyampaikan, materi yang diberikan dalam pelatihan pemanfaatan teknologi ini meliputi: Pengenalan ICT Bagi Industri Rumahan, Mencari Informasi Menggunakan Internet, Menghitung Biaya Produksi dan Harga Jual, Memasarkan Produk Menggunakan Media Sosial (Facebook, Instragram, WhatsApp), Korespondensi - surat menyurat, membuat profil usaha dan pengajuan kebutuhan dana. Hal tersebut sangat diminati peserta dan sangat berkesan dengan pelatihan ini.

“Kemudian, disini, bagaimana  para  pelaku  industri  rumahan  ini  bisa berbisnis secarara online dan bisa menerapkan  biaya produksi, dan bisa  mendaftarkan nama usahanya agar  kedepannya bisa berkembang,” ungkap   Zen  Munawar saat berbincang dengan Berita Bekasi, Sabtu (18/11/2017).

Adapun dampak  dari pelatihan ini bagi para pelaku industri rumahan sangat bermanfaat dan disambut antusias oleh ibu-ibu pelaku IR. Dan kegiatan pelatihan ini sudah dilaksanakan  untuk  kelima kalinya  di seluruh Jawa Barat, yang terakhir  ini diadakan di kampus STMIK Bina Insani  Kota Bekasi.

“Kemudian pada tanggal yang sama diadakan di wilayah Purwakarta. Harapan kami dari APTIKOM,  ibu – ibu  rumah  tangga yang punya usahanya  agar bisa mengembangkan, dan menggunakan pemanfaatan  teknologi. Implementasi yang  sudah  berjalan pelatihan di  Jawa Barat di Tasik, Ibu- ibu  sudah memiliki usaha  dengan  promosi memanfaatkan teknologi, bisa diberdayakan dengan positif,” jelasnya,

Perwakilan dari Kantor DPPPA Kota Bekasi Titiek Nurhayati , sangat menyambut baik dengan adanya pelatihan pemanfaatan teknologi ini yang diberikan untuk ibu-ibu warga Kota Bekasi dan sekitarnya.

“Kita  sangat   perlu  dengan  adanya  pelatihan  ICT  ini , karena bisa menyebarluaskan  usaha buat ibu-ibu yang memiliki usaha industri rumahan. Apalagi  saat  ini  banyak  bidang  usaha  berdagang  sudah  berbasis  online,  jadi  kalau  mereka  bisa  mengikuti zaman  canggih  teknologi saat ini , mereka tidak   akan  ketinggalan,” jelas Titiek kepada Berita Bekasi.

Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, dia  mengucapkan terima kasih kepada Kampus STMIK Bina  Insani  Bekasi yang sudah menyelenggarakan pelatihan Komputer buat warga Kota Bekasi dan sekitarnya.

“Jadi  ibu-ibu  rumah  tangga  ini  lebih kreatif dan  memperluas  jaringan  dengan bekerja di rumah  sambil mengurus keluarga, bisa browsing  produk, dan menjualnya secara online.,” tuturnya.

Dari  data  DPPPA  yang diperoleh Berita Bekasi, terkait  pemberdayaan  kaum perempuan  berbisnis  rumahan  di Kota Bekasi yang aktif  meggunakan teknologi hanya 30 persen, maka dari itu, para pelaku bisnis rumahan ini agak kurang mengembangkan usahanya karena masih ada yang belum paham teknologi yang menjadi kendala.

“Sekarang  dengan adanya  pelatihan komputer ini, kita berharap  pelaku industri rumahan bisa lebih maju dan berkembang lagi, karena  pemasarannya lebih mudah menggunakan teknologi,” papar Titiek.

Pelaku usaha rumahan  di Kota Bekasi ada tujuh  kelompok kemasan  industri  rumahan, makanan, boneka, pengrajin, Dodol, masih banyak lagi yang belum terdata.

“Upaya Pemerintah Kota Bekasi, kita terus memberikan pelatihan kepada para pelaku industri rumahan, seperti membuat kemasan dan produk yang baik untuk dijual dan bisa dinikmati  oleh  masyarakat Kota Bekasi, maupun luar daerah.” Tuturnya (ais/adv).

 

Keywords: KPP-PA-RI, APTIKOM