Kaltim Siap Menerima Pelatihan PPEP Bagi Pelaku IR Melalui ICT

Kaltim Siap Menerima Pelatihan PPEP Bagi Pelaku IR Melalui ICT

  • 16 Agustus 2018
  • Admin
  • Umum
  • General
  • 0 Comments

Samarinda --- Industri Rumahan (IR) merupakan cikal bakal terbentuk industri usaha kecil menengah (UKM). Salah satu Program Kementerian Koperasi dan UKM adalah penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan melalui program kegiatan Pemasyarakatkan Kewirausahaan serta pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad, mengatakan penerapan teknologi informasi pada masa sekarang tidak hanya diperuntukkan bagi organisasi, melainkan juga untuk kebutuhan perseorangan. Berbagai perusahaan industri, baik yang bergerak dalam sektor retail maupun jasa, telah memanfaatkan teknologi komputer untuk menghasilkan informasi yang akan digunakan lebih efektif dan efisien.

“Untuk itu, KPPPA bersama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (APTIKOM) pada tahun 2017 telah melakukan pelatihan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan (PPEP) melalui teknologi informasi di 8 provinsi. Kegiatan tersebut akan dilakukan kembali pada 5 provinsi di tahun 2018. Sebagai langkah awal, telah dilakukan evaluasi pelaksanaan pelatihan dan dianggap perlu melakukan penyesuaian terhadap sistem dan modul yang sudah ada sejak tahun 2017,” ujarnya.

Hal ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran, akses dan transfer teknologi untuk mengembangkan pelaku Industri Rumahan inovatif yang antara lain dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikai (TIK) sehingga diharapkan akan mampu bersaing dengan pelaku yang lainnya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang menjadi Prioritas Nasional tahun 2017 dengan target 10.000 pelaku yang mendapatkan pelatihan peningkatan produktifitas pelaku IR melalui teknologi informasi dalam Rencana Kerja Kementerian, karena Indonesia merupakan negara yang memiliki pelaku industri UKM paling banyak.

“Hal ini disebabkan oleh tingginya usia produktif di Indonesia yang tidak berbanding lurus dengan ketersediaan jumlah lapangan pekerjaan sehingga mendorong masyarakat berlomba-lomba menciptakan terobosan untuk meningkatkan daya saing demi memajukan perekonomian di masing-masing keluarga. Dimana, sebanyak 7.469 pelaku IR dari target 10.000 pelaku telah mendapatkan pelatihan TIK di tahun 2017 yang tersebar di 8 Provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Lampung, DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” imbuh Halda.

Halda menjelaskan, Dinas KP3A Kaltim menyambut baik dan siap menerima pelatihan ICT dengan menghadirkan 400 peserta dari 10 kabupaten/kota. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada September – November mendatang.

Pertemuan koordinasi persiapan PPEP pelaku IR melalui ICT ini berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas KP3A Kaltim, Rabu (15/8). Hadir pada rapat ini Sekretaris Dinas KP3A Kaltim Zaina Yurda, Kabid Kesetaraan Gender Mahrita, Kasi KG Bidang Ekonomi Suraidah, Kasi KG Bidang Sosbud Nurindahwati Rahmayanti, Kasi KG Bidang Poltik dan Hukum Kholid Budhaeri, Kasi Bina Aparatur Pencatatan Sipil Rodian Mahmur, Kasi Perlindungan Perempuan Fachmi Rozano dan staf Dinas KP3A Kaltim. Sementara dari KPPPA yaitu Asdep KG Bidang Ekonomi M Ihsan, Perwakilan Aptikom Kaltim Tomi Bustomi. (DKP3AKaltim/rdg)

Sumber: http://www.dkp3a.kaltimprov.go.id

 

Keywords: kaltim, pelatihan ppep, pelaku ir, ict